Sejarah Korek Api

Deskripsi blog

7/5/20251 min baca

Korek api, sebuah alat yang kini mudah ditemui, memiliki sejarah panjang yang dimulai jauh sebelum bentuknya seperti sekarang. Awal mula penemuan api dengan cara menggesekkan dua benda sudah dilakukan manusia ribuan tahun lalu. Namun, korek api yang kita kenal sekarang, yang menggunakan bahan kimia dan dapat dinyalakan dengan menggesekkan, baru ditemukan pada awal abad ke-19.

Berikut adalah rangkuman sejarah korek api:

  • Zaman Prasejarah:

    Manusia purba sudah mampu menghasilkan api dengan cara menggesekkan dua benda, seperti kayu, untuk menciptakan percikan api.

  • Abad ke-17:

    Robert Boyle melakukan eksperimen dengan fosfor dan belerang untuk menciptakan korek api, namun belum berhasil diproduksi secara massal.

  • 1826/1827:

    John Walker, seorang apoteker Inggris, secara tidak sengaja menemukan korek api gesek saat bereksperimen dengan campuran bahan kimia. Ia kemudian mematenkan temuannya dengan nama "Friction Lights".

  • Perkembangan Selanjutnya:

    Setelah penemuan Walker, banyak ilmuwan lain yang mengembangkan korek api, termasuk penggunaan fosfor merah dan korek api gas.

  • Perkembangan di Indonesia:

    Industri korek api di Indonesia juga mengalami perkembangan, dengan adanya perusahaan seperti Java Match Factory yang memproduksi korek api kayu sejak tahun 1949.

Jadi, meskipun ide dasar menyalakan api dengan gesekan sudah ada sejak lama, korek api modern dengan bahan kimia dan cara penggunaan yang praktis merupakan hasil dari inovasi dan penemuan yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan dan melalui proses trial and error selama berabad-abad.